Senin, 27 Juni 2011

Perangkap Tikus

Sepasang suami dan istri petani pulang kerumah setelah berbelanja. Ketika mereka membuka barang belanjaan, seekor tikur memperhatikan dengan seksama sambil menggumam "hmmm...makanan apa lagi yang dibawa mereka dari pasar??"

Ternyata, salah satu yang dibeli oleh petani ini adalah Perangkap Tikus. Sang tikus kaget bukan kepalang. Ia segera berlari menuju kandang dan berteriak " Ada Perangkap Tikus di rumah....di rumah sekarang ada perangkap tikus...."

Ia mendatangi ayam dan berteriak " ada perangkat tikus". Sang Ayam berkata " Tuan Tikus..., Aku turut bersedih, tapi itu tidak berpengaruh terhadap diriku".

Sang Tikus lalu pergi menemui seekor Kambing sambil berteriak. Sang Kambing pun berkata " Aku turut ber simpati...tapi tidak ada yang bisa aku lakukan"

Tikus lalu menemui Sapi. Ia mendapat jawaban sama. " Maafkan aku. Tapi perangkap tikus tidak berbahaya buat aku sama sekali!!"

Ia lalu lari ke hutan dan bertemu Ular. Sng ular berkata " Ahhh...Perangkap Tikus yang kecil tidak akan mencelakai aku"

Akhirnya Sang Tikus kembali kerumah dengan pasrah mengetahui kalau ia akan menghadapi bahaya sendiri.

Suatu malam, pemilik rumah terbangun mendengar suara keras perangkap tikusnya berbunyi menandakan telah memakan korban. Ketika melihat perangkap tikusnya, ternyata seekor ular berbisa. Buntut ular yang terperangkap membuat ular semakin ganas dan menyerang istri pemilik rumah. Walaupun sang Suami sempat membunuh ular berbisa tersebut, sang istri tidak sempat diselamatkan.

Sang suami harus membawa istrinya kerumah sakit dan kemudian istrinya sudah boleh pulang namun beberapa hari kemudian istrinya tetap demam.

Ia lalu minta dibuatkan sop ceker ayam oleh suaminya. (kita semua tau, sop ceker ayam sangat bermanfaat buat mengurangi demam) Suaminya dengan segera menyembelih ayamnya untuk dimasak cekernya.

Beberapa hari kemudian sakitnya tidak kunjung reda. Seorang teman menyarankan untuk makan hati kambing. Ia lalu menyembelih kambingnya untuk mengambil hatinya.

Masih, istrinya tidak sembuh-sembuh dan akhirnya meninggal dunia. Banyak sekali orang datang pada saat pemakaman. Sehingga sang Petani harus menyembelih sapinya untuk memberi makan orang-orang yang melayat.

Dari kejauhan...Sang Tikus menatap dengan penuh kesedihan. Beberapa hari kemudian ia melihat Perangkap Tikus tersebut sudah tidak digunakan lagi.

SO...SUATU HARI..KETIKA ANDA MENDENGAR SESEORANG DALAM KESULITAN DAN MENGIRA ITU BUKAN URUSAN ANDA...PIKIRKANLAH SEKALI LAGI

Source: http://1001motivation.blogspot.com/2007/12/perangkap-tikus.html 

Jumat, 24 Juni 2011

siapakah model lukisan monalisa laki-laki atau perempuan??

      Siapa yang tidak kenal senyum Mona Lisa yang menawan dalam lukisan Leonardo da Vinci. Beberapa orang seperti seorang peneliti seni Italia menyampaikan hasil temuan terbarunya. Dia menyimpulkan model lukisan tersebut adalah seorang pria, bukan wanita. Silvano Vinceti, kepala komite nasional kebudayaan Italia mengatakan kemungkinan model tersebut adalah seorang pria bernama Salai. Pria kelahiran Florence tersebut magang pada Da Vinci, dan kemungkinan juga merupakan kekasih seniman besar Italia itu.

     Salai atau Gian Giacomo Caprotti bekerja bersama Da Vinci selama 25 tahun. Salai yang agak kemayu ini menjadi model beberapa karya Da Vinci.

     "Mereka punya hubungan yang aneh. Dan mungkin juga hubungan sebagai kekasih," ujar Vinceti seperti ditulis AFP, Kamis (3/2/2011).

      Vinceti membandingkan figur Monalisa dengan sejumlah karya Da Vinci lainnya, seperti 'St John the Baptist' dan 'Angel Incarnate'. Hasilnya ada kemiripan di bagian hidung dan mulut.

       Selain itu dengan teknologi mutakhir, Vinceti dan timnya meneliti kopian lukisan Mona Lisa. Mereka menemukan ada inisial L dan S dalam mata Mona Lisa. "L untuk Leonardo dan S untuk Salai," katanya.

       Analisa Vinceti tersebut dibantah oleh pihak museum Louvre di Paris, di mana lukisan legendaris itu dipajang. Mereka menilai karena usia, ada beberapa sudut lukisan yang berubah. Sehingga bisa diinterpretasikan macam-macam.

       Pihak museum juga menjelaskan mereka telah memeriksa lukisan Mona Lisa dengan seksama, namun tidak ditemukan inisisial atau huruf apa pun. Mereka pun menilai hasil penelitian Vincenti tidak akurat karena hanya mempelajari kopian lukisannya, dan bukan aslinya.

     Sedangkan ebagian besar sejarawan Italia mengatakan, bahwa model monalisa adalah seorang perempuan bernama Lisa Gherardini. Lisa adalah istri pedagang sutra dari Fiorentina, Francesco del Giodonco. Diperkirakan lukisan itu dibuat antara tahun 1503 dan 1506. Saat ini para peneliti, lengkap dengan radar untuk mencari benda di bawah tanah, pergi ke Florence, Italia. Sebuah biara yang sudah runtuh diperkirakan menjadi tempat pemakaman Lisa Gherardini. Peneliti itu mengatakan, kalau saja mereka berhasil mendapatkan sisa tengkorak Lisa Gherardini, mereka akan dapat merekontruksi wajah dan membandingkannya dengan lukisan Monalisa. Lalu, misteri pun terpecahkan.